Daftar Kuliner Makanan Di Pinggir Jalan Yang Paling Enak Dan Murah

Daftar Kuliner Makanan Di Pinggir Jalan Yang Paling Enak Dan Murah

Bagi yang sering keluyuran ketika perut kasih kode lagi keroncongan. Bingung mau ke mana? Tak perlu panik. Di luar sana banyak pilihan lokasi kuliner yang tak sekadar untuk menambal perut kosong tapi juga jadi tempat refreshing.

Biar tak perlu tawaf keliling Jakarta demi cari lokasi kuliner yang enak dan nikmat, kenapa tidak menjajal daftar di bawah ini. Ketika sudah menemukan daftar rekomendasi kuliner kaki lima Jakarta ini, tak perlu lagi bereksperimen di tempat-tempat tertentu.

Dibawah ini ada beberapa lokasi kuliner makanan paling enak Sebagian ada yang berstatus kaki lima tapi rasanya tak kalah sama restoran bintang lima. Harga sebenarnya tak masalah selama cocok sama rasa dan pastinya harganya murah.

1. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

Daftar Kuliner Makanan Di Pinggir Jalan Yang Paling Enak Dan Murah

tempat makan satu ini sudah tak asing lagi. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih bukan sekadar tersohor akan kelezatannya, tapi lokasi kuliner ini terbilang sudah berumur. Mungkin bisa diusulkan ke Gubernur Ahok supaya masuk cagar budaya ya, hehehe.

Kalau lewat Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, selepas maghrib, coba deh buka kaca pintu mobil. Berani jamin bakal langsung mengendus aroma campuran kapulaga dan sereh yang bersumber dari tempat makan ini. Sulit menahan godaan enggak mampir. Apalagi ditambah desakan perut keroncongan.

Racikan nasi goreng ini banyak yang suka. Hampir tiap hari selalu dipadati pengunjung. Bahkan makin malam makin ramai. Kadang ini bikin apes karena bisa-bisa parkir mobilnya rada jauh. Soal harga, entenglah. Seporsinya paling banter Rp 25 ribu. Tapi itu belum sama minumannya.

2. Mie Ayam Pangsit Pendi

Mie Ayam Pangsit Pendi

Tempat makanan ini bakalan bikin takjub. Meski statusnya tempat makan kaki lima dan bermodalkan gerobak, tapi pengunjungnya datang dari kalangan atas. Jangan heran kalau melihat mobil mewah seperti Jaguar, BMW sampai Mercy parkir berjejer di depan gerobak. Ya, penikmat mie ayam satu ini datang dari kalangan berada.

Lokasinya terbilang tersembunyi, tepatnya di Jl Kerinci, Mayestik, Jakarta Selatan. Tepatnya di belakang SMP 11 dan SMP 19. Kalau tersasar tinggal tanya saja. Toh, mie ayam ini sudah termasyur dan lumayan lama mangkal di sana sejak tahun 1997. Mie ayam yang dikelola Pak Pandi ini buka sore hari di kisaran pukul 16.00 sampai malam. Tapi jangan kemalamam karena bakal kehabisan. Bahkan bisa disebut mie ayam Pak Pendi ini paling mahal seantero Jakarta. Seporsinya bisa sampai Rp 30 ribu kalau pakai bakso.

3. Sate Ayam & Kambing Rspp

Mie Ayam Pangsit Pendi

Sate ayam dan kambing yang dikelola Haji Romli dan Pak Muri ini benar-benar mantap di lidah. Meski pengunjungnya banyak, tapi cara pengolahannya tetap tradisional. Semua sate dibakar dengan kipas manual alias pakai tangan orang, bukan dengan kipas angin.

Ini sebenarnya senjatanya kenapa satenya terasa lezat. Pasalnya, semua bumbu akan meresap sempurna dan daging terbakar secara merata karena bara tetap menyala konstan kalau dikipasi pakai kipas yang terbuat dari bambu.

Tinggal pilih saja bumbunya apakah dibenamkan di kecap manis atau bumbu kacang. Sedangkan level kepedasannya bisa diatur tergantung selera. Tiap porsnya terjangkau kok. Sate ayamnya plus lontong di kisaran Rp 20 ribu. Sedangkan sate kambingnya Rp 30 ribu per porsi.

4. Roti Bakar Eddy

Mie Ayam Pangsit Pendi

Tempat makan bertenda yang berlokasi tidak jauh dari Masjid Al Azhar ini tak pernah sepi. Pengunjung selalu berdatangan dan hamper setiap hari selalu ramai dengan pengunjung, sedangkan untuk mencari parkiran sangat sulit karena remain.

Tempat makan ini buka sejak selepas maghrib sampai subuh. Hebatnya, selama buka itu hampir semua tempat duduk yang tersedia selalu penuh. Kalau tak mau antre mungkin bisa geser ke cabangnya yang sudah tersebar di Jl Ciledug Raya, Jl Prapanca, Kemang, maupun Bintaro Sektor 9.

Sebenarnya yang membuat nyaman di sini adalah warungnya yang berkonsep outdoor. Selain itu, nama menunya unik-unik dan lucu. Bahkan menyerempet ke istilah otomotif.

Sebut saja roti bakar 2TG yang terinspirasi dari mesin mobil Jeep. Menu ini menyajikan roti bakar yang diselipi kornet, telur, dan keju. Lalu ada juga roti bakar burju alias bertaburan keju. Pas bagi yang senang dengan keju. Ada opsi lainnya selain roti bakar yakni pisang bakar, tape bakar, sampi bubur ayam. Bila berniat mampir, siapkan saja kocek Rp 50 ribu. Sebenarnya mampir ke sini lebih untuk relaksasi ketimbang menguyah makanan.

Baca juga: 3 Makanan Kali Lima Paling Enak Dan Menjadi Makanan Khas Di Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *