Kuliner Ragusa Es Italia

Kuliner Ragusa Es Italia – Berada di Jalan Veteran I nomor 10, Jakarta Pusat (berdekatan dengan Masjid Istiqlal). Siang itu tempatnya penuh, kebanyakan pembeli malah menikmatinya sambil berdiri. Tapi cukup beruntung karena ada pengunjung yang sudah selesai dan kami berlima bisa duduk.

Baca juga : Restoran Foo Fighter Jakarta

Begitu datang langsung antri memesan es krim, dan pelayanannya lumayan mengecewakan karena ibu yang di bagian kasir atau pemesanan sempat menghardik pembeli. Entah karena merasa sudah terkenal dan melegenda jadi bersikap tidak peduli, mungkin berfikirnya pembelilah yang menginginkan es krim buatan mereka.

Ragusa Es Italia buka pukul 10.00-23.00 WIB. Kesan lawas akan kamu lihat saat pertama kali menapakkan kaki di kedai Ragusa Es Italia. Sederet bingkai foto dipamerkan untuk menunjukkan perubahan kedai Ragusa Es Italia dari masa ke masa.

Ragusa Es Italia menyediakan berbagai varian rasa es krim, di antaranya vanilla, mocca, chocolate, strawberry, durian, rumraisin, naugatcoupe, demaison, tutti frutti, dan spaghetti ice cream. Spaghetti ice cream jadi menu favorit pengunjung. Dibentuk menyerupai mi, spaghetti ice cream berlumur saus cokelat super mantap dengan taburan kacang tanah di atasnya.

Menu favorit lainnya adalah banana split, yang terdiri dari tiga scoop es krim dengan pelengkap buah pisang. Tak ketinggalan, sebelum disajikan, banana split pun disiram dengan saus cokelat. Karena tempat ini nggak pernah sepi pembeli, kamu harus rela antre ya, guys.

Penyajian es krim spagettynya dengan menggunakan sterefoam yang dialasi plastik, sedangkan tutty fruity dengan menggunakan mangkok seng/besi jadul yang bentuknya unik sekali. Penyajiannya masih menggunakan barang-barang yang sangat klasik.

Meski sudah sangat melegenda dan terkenal, Ragusa masih sangat sederhana dalam hal penataan interiornya. Dindingnya berhiaskan bermacam foto es krim produksi mereka juga ornamen khas China. Sepertinya penyuka barang antik akan suka berkunjung ke tempat ini. Kita juga bisa melihat-lihat mesin pembuat es krim yang ada di sebelah kasir. Pengunjung disediakan kursi-kursi rotan yang ditata mengelilingi beberapa meja. Tak terlalu banyak kapasitas tempat duduk untuk sebuah tempat yang seterkenal ini.

Tak heran kadang pengunjung yang baru datang rela menikmati es krim sambil berdiri terlebih dahulu sebelum menunggu ada kursi kosong. Sewaktu saya sedang kesana kebetulan ada Wanda Hamidah, aktifis politik yang pernah menjadi artis. Antrian di depan kasir saat itu tidak terlalu panjang. Beberapa pengunjung yang baru datang memang ada yang berdiri karena belum mendapatkan tempat sehingga membuat saya dan teman saya bergegas segera meninggalkan Ragusa karena memang makanan dan es krim kami sudah tandas, supaya mereka bisa duduk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *