Semur Jengkol Betawi

Banyak orang yang enggan memakan jengkol karena baunya yang kurang sedap. Memang jengkol memiliki asam amino yang mengandung sulfur seperti belerang yang menjadi penyebab baunya. Namun rasanya yang legit dan pulen membuat banyak orang juga senang memakannya, bahkan jadi ketagihan.

Agar bau jengkol berkurang, anda dapat merendam jengkol di air kapur terlebih dahulu dan merebusnya dengan daun jeruk. Olahan yang popular dari jengkol ini adalah disemur. Selain akan lebih kaya rasa, jengkol yang telah direbus ini akan jadi lebih empuk dan bebas bau.

Cita rasa jengkol akan sangat enak berasa jika diolah dengan cara disemur, namun merebus jengkol memang memerlukan waktu yang lama agar benar-benar empuk merata sebelum selanjutnya dimasak bersama bumbu semur.

Memakan timun mentah yang segar, minum yang banyak dan menggosok gigi cukup membantu mangatasi efek bau kurang sedap setelah mengkonsumsi jengkol. Cara yang paling aman lagi masak dan makanlah di rumah sendiri saat mengisi waktu liburan keluarga di rumah.

Bahan-bahan:

1 kg jengkol, rendam agar mudah mengelupas kulitnya
4 lembar daun jeruk
3 sdm kecap manis
2 lembar daun salam
garam dan gula seuckupnya
minyak untuk menumis

Bumbu halus:

5 siung bawang putih
8 siung bawang merah
10 buah cabai rawit
1 sdt merica
3 buah cabai merah keriting
3 butir kemiri

Cara membuat:

Setelah mengelupas semua kulit jengkolnya, buang airnya dan rebus hingga empuk. Buang airnya. Potong-potong jengkol atau memarkan saja.
Tumis bumbu halus. Masukkan daun jeruk dan daun salam, tumis hingga bumbu matang. Tuang sedikit air agar tidak gosong.
Masukkan jengkol dan tuang air kurang lebih 150 ml. Masak hingga air berkurang.
Tuang kecap manis, aduk rata. Tes rasa, masak lagi hingga kuah kental dan sedap.

Sajikan dengan taburan bawang goreng dan nasi hangat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *