Wisata Kuliner Makanan Khas Semarang

1. Rumah Makan Kampung Laut

Rumah makan bertema family restaurant ini menawarkan paket wisata kuliner yang lengkap.  Selain menyediakan aneka pilihan menu, tempat ini juga memiliki kolam pemancingan dan arena bermain khusus untuk anak-anak seperti seluncuran, ayunan dan jungkat jungkit. Menu makanan yang disajikan juga beragam seperti aneka olahan ayam, seafood, iga sapi bakar dan lain sebagainya. Pengunjung juga bisa merasakan sensasi menyantap menu yang terhidang di saung-saung yang mengapung di tengah kolam pemancingan. Selera makan pasti langsung meningkat karena suasana kolam yang sejuk dan unik ini membuat kebersamaan bersama keluarga semakin terasa.

Alamat: (Puri Maerokoco) Jalan Anjasmoro, Tawang Mas, Semarang

2. Lekker Paimo

Bila sejak tadi Anda disuguhkan dengan aneka kuliner khas Semarang yang berat, saatnya beralih ke menu kuliner camilan ringan yang tak kalah lezat dan populer. Kuliner camilan di Semarang ada banyak sekali ragamnya, salah satu yang paling terkenal adalah kue lekker yang dijual di Lekker Paimo ini. Lekker adalah kudapan yang terbuat dari campuran terigu, gula, air dan telur. Dimasak di atas piringan logam yang berputar dengan api besar selama 5 menit. Istimewanya, di Lekker Paimo pembeli dapat memilih variasi isian yang sangat beragam untuk kue lekkernya seperti sosis, tuna, keju parut, cokelat hingga keju leleh mozzarella. Semua tergantung kepada selera apakah Anda lebih menyukai kudapan yang manis atau kudapan yang asin. Jangan lewatkan untuk mencicipi kue lekker yang lezat ini saat Anda berada di Semarang ya.

Alamat: Jalan Karang Anyar No. 37, Semarang

3. Babat Gongso

Membahas kuliner Semarang tentu belum lengkap tanpa mengupas menu yang satu ini. Babat adalah potongan babat atau bagian dari jeroan sapi beserta bagian lainnya seperti limpa, paru dan hati yang dimasak dengan bumbu kecap kental yang gurih. Hati-hati bila Anda memiliki kolesterol tinggi. Semarang punya banyak menu babat gongso, namun yang paling terkenal adalah Babat Gongso Pak Karmin. Selain menu babat gongso, pengunjung juga bisa mencicipi menu nasi goreng babat yang tak kalah lezat dank has dengan racikan bumbu yang sama dengan babat gongso. Jangan sampai kalap ya ketika menyantap menu babat gongso ini.

Alamat: Jalan Alon-Alon Bar (Seberang Gedung BRI)

4. Pisang Plenet

Menu unik ini sebenarnya adalah pisang bakar yang disajikan dengan cara dipenyet. Dalam Bahasa Jawa, plenet berarti penyet. Kudapan manis ini dibuat dengan cara pisang dibakar di atas bara api hingga berwarna kecokelatan, lalu diplenet di atas talenan. Selanjutnya, pisang plenet dioles dengan margarin dan dilengkapi aneka taburan topping seperti meises, gula putih, dan selai nanas. Terakhir, di atasnya diberi tangkupan 1 pisang plenet lagi seperti sandwich. Rasanya sungguh manis, lezat dan gurih berkat penggunaan pisang kapok raja yang memang terkenal kelezatannya. Seporsi pisang plenet ini dihargai hanya 6 ribu rupiah saja.

Alamat: Gedung Lawang Sewu, Jalan Pemuda Semarang

5. Toko Oen

Toko Oen, siapa yang tidak pernah mendengarnya? Resto jadul yang satu ini sangat legendaris di kalangan wisatawan karena merupakan salah satu restoran tertua di Indonesia yang sudah ada sejak tahun 1922. Toko Oen terkenal dengan citarasa es krim jadulnya yang unik dan tiada duanya berkat resep turun temurun yang tetap dipertahankan keorisinilannya. Sejarah Toko Oen pertama kali dibuka di Yogyakarta pada 1922, disusul di Semarang pada 1936 dan lalu di Malang.

Tak hanya es krim, seiring perkembangan zaman, Toko Oen juga menyajikan menu makanan ala Barat seperti steak dan huzarensla atau salad khas Belanda karena dulunya Toko Oen adalah tempat makan dan bersantai bagi orang-orang Belanda. Ada juga menu tradisional Indonesia seperti nasi goreng spesial dan sate ayam.

Alamat: Jalan Pemuda No. 52, Semarang

6.  Soto Bangkong

Semarang memiliki varian hidangan Soto yang cukup banyak, namun Soto Bangkong ini memiliki citarasa dan karakteristik rasa yang paling berbeda. Soto Bangkong telah dikenal sejak tahun 1950. Zaman dahulu, kuliner khas Semarang ini dijajakan dengan cara dipikul berkeliling kota sebelum akhirnya menetap di sebuah tempat di Jalan Brigjen Katamso (dulu bernama Jalan Bangkong). Soto Bangkong memiliki perpaduan sederhana antara kuah soto yang gurih dan kental, ayam kampong suwir, bihun dan bawang goreng merah, namun sekali saja Anda mencicipi dijamin pasti tak bisa berhenti menyendokkan soto ke mulut. Rasanya begitu kaya akan rempah-rempah yang gurih dan hangat. Tersedia juga menu ayam goreng kampong dan garang asem di tempat ini.

Alamat: Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Setia Budi No. 229, Semarang

Baca juga;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *